semunya rasamu

Mengapa selalu rindu yang memuncak
Tiap mata tak lagi saling menyapa

Mengapa risau yang selalu berjumpa
Tiap rasa yang tak pernah terucap

Mengapa selalu pilu, jika kata yang selalu terbaca menghilang tanpa meninggalkan serpihan rasa

Dan mengapa
Hanya hati ini yang selalu begitu
Pada semunya rasamu


-si sendu

Komentar

Postingan Populer