Sebab si canggih

Saat semua memandang benda canggih itu
Tak ada sapa dari mulutnya
Tak ada senyum dalam bibirnya
Tak ada pandang dari matanya

Semua tertuju pada deretan kata dan figur dalam benda itu

Entahlah seberapa berharganya isi dari si canggih itu
Hingga mengutuknya menunduk selalu

Kadang, sebab si canggih itu,
Ada mulut yang segang menyapa
Ada bibir yang segan tersenyum
Ada mata yang miris menatap

Dan ada hati yang segan ingin bersama

,-

Komentar

Postingan Populer