Kamu penyebabnya
Mengapa kamu datang,
Saat saya tak membuka pintu
Mengapa kamu ketuk,
Saat saya ingin berpura-pura tuli
Mengapa kamu masuk,
Saat saya tak siap menerima
Saya tahu,
Maka dari itu saya menghindar
Saya paham,
Maka dari itu saya tidak mengharapkan
Saya mengerti,
Lalu saya terbawa hati
Hingga pintu itu terbuka dan kembali menampung harapan yang kamu bawa dan meninggalkan serpihan kesakitan
Karna saya mengetahui,
Kamu masuk bukan dengan seorang diri, bukan dengan tujuan yang seperti ku harapkan,
Namun kamu masuk bersamanya,
Dengan tujuan berbeda.
Dan membuatku terluka.
-si Sendu
Komentar
Posting Komentar