dari sahabatku
Untuk kau nan jauh disana.
Kita tak pernah bertemu sebelumnya.
Menyapa, bercengkerama, atau menatap,itu tidak.
Nama mu cukup indah.
Namun tak seelok nama ku.
Sahabatku yang memberi tahu.
Sungguh kau adalah aku. Dan itu, batin ku yang memberi tahu.
Aku tak tau kau.
Yang ku tau, syair mu itu, mampu melumpuhkan ritme jantung ku.
Sungguh mematikan.
Jika aku yang tak mengenal mu saja mampu terhipnotis.
Bagaimana dengan sahabatku yang mengetahui diri mu?
Ku beritahu, dia adalah sosok yang beku.
Tak ada es batu di dunia ini, yang menandingi keras serta dingin hatinya.
Dan kau, kau telah berhasil membuat nya melebur dalam kagum.
Jika aku guru mu, hmm.. akan ku beri kau seluruh bintang di angkasa sebagai nilainya.
Kita tak pernah bertemu sebelumnya.
Menyapa, bercengkerama, atau menatap,itu tidak.
Nama mu cukup indah.
Namun tak seelok nama ku.
Sahabatku yang memberi tahu.
Sungguh kau adalah aku. Dan itu, batin ku yang memberi tahu.
Aku tak tau kau.
Yang ku tau, syair mu itu, mampu melumpuhkan ritme jantung ku.
Sungguh mematikan.
Jika aku yang tak mengenal mu saja mampu terhipnotis.
Bagaimana dengan sahabatku yang mengetahui diri mu?
Ku beritahu, dia adalah sosok yang beku.
Tak ada es batu di dunia ini, yang menandingi keras serta dingin hatinya.
Dan kau, kau telah berhasil membuat nya melebur dalam kagum.
Jika aku guru mu, hmm.. akan ku beri kau seluruh bintang di angkasa sebagai nilainya.
Komentar
Posting Komentar