gadis beruntung
Pertama melihatmu
Aku biasa. Tak ada rasa yang berlebih
Bahkan mengingat wajah dan namamu saja aku tidak
Tetapi saat tiba tiba kamu datang dalam sosial mediaku
Aku ingat, kamu orang itu
Namun aku masih biasa
Lalu aku tergoda membuka sosial mediamu
Dan membaca rangkaian kata di bawah foto foto itu
Aku mulai tersenyum
Karna kata kata itu ternyata amat manis
Setelah selesai melihat itu,
Tak sengaja aku menemukan alamat tulisanmu
Yang kamu pamerkan dalam profilmu
Aku yang hidup dalam dunia tulisanpun segera membukanya
Dan apa yang terjadi
Kamu membiusku dengan tulisanmu
Rangkaian kata manismu menerbangkanku
Membuatku berkhayal , bahwa tulisan itu lahir karenaku
Tapi ternyata maksudmu lain
Bukan aku gadis yang menjadi inspirasimu
Bukan aku gadis yang kamu selalu tunggu senyumannya
Bukan aku gadis yang kau mau dalam tulisanmu
Gadis itu beruntung
Semua kata kata manis itu untuknya
Aku yang hanya orang lain saja terpesona
Di sebut-sebut semanis itu
Di ceritakan seistimewa itu
Di harapkan sedalam itu
Aku tidak iri,
Hanya saja kalau gadis itu mengacuhkannya
Aku jamin, ia akan menyesal
Aku merasakannya
Kata kata itu bukan sebatas tulisan tanpa rasa
Namun di tulis dan dipikirkan dengan segenap rasanya
Rasanya untukmu
Hanya untukmu, yang selalu ia tunggu senyumnya
Yang selalu ia tunggu pesannya
Kamu gadis beruntung
Yang dapat dipercaya menjadi tempat pulangnya
Yang dipercaya menjadi rumahnya
Yang menjadi alasan luapan rindu serta rasanya yang begitu dalam
Untukmu gadis beruntung itu,
Jaga dirimu,
Karna kamu rumahnya,
Jangan kecewakannya,
Karna aku tak ingin kata kata manis itu berubah menjadi sendu
Izinkan aku,
Hanya untuk menikmati kata kata manisnya saja
Hanya untuk melihatnya menggambarkan kebahagiannya saja dalam rumah tulisan itu
Karena aku selalu sejuk saat membacanya
Karena aku selalu tersenyum menikmati katanya
Dan aku berharap,
Suatu saat, aku menjadi gadis beruntung sepertimu
Menjadi gadis yang selalu ditunggu senyumnya
Menjadi gadis yang dipercaya sebagai tempat pulangnya
Menjadi gadis yang seistimewa itu dihatinya...
(:
Aku biasa. Tak ada rasa yang berlebih
Bahkan mengingat wajah dan namamu saja aku tidak
Tetapi saat tiba tiba kamu datang dalam sosial mediaku
Aku ingat, kamu orang itu
Namun aku masih biasa
Lalu aku tergoda membuka sosial mediamu
Dan membaca rangkaian kata di bawah foto foto itu
Aku mulai tersenyum
Karna kata kata itu ternyata amat manis
Setelah selesai melihat itu,
Tak sengaja aku menemukan alamat tulisanmu
Yang kamu pamerkan dalam profilmu
Aku yang hidup dalam dunia tulisanpun segera membukanya
Dan apa yang terjadi
Kamu membiusku dengan tulisanmu
Rangkaian kata manismu menerbangkanku
Membuatku berkhayal , bahwa tulisan itu lahir karenaku
Tapi ternyata maksudmu lain
Bukan aku gadis yang menjadi inspirasimu
Bukan aku gadis yang kamu selalu tunggu senyumannya
Bukan aku gadis yang kau mau dalam tulisanmu
Gadis itu beruntung
Semua kata kata manis itu untuknya
Aku yang hanya orang lain saja terpesona
Di sebut-sebut semanis itu
Di ceritakan seistimewa itu
Di harapkan sedalam itu
Aku tidak iri,
Hanya saja kalau gadis itu mengacuhkannya
Aku jamin, ia akan menyesal
Aku merasakannya
Kata kata itu bukan sebatas tulisan tanpa rasa
Namun di tulis dan dipikirkan dengan segenap rasanya
Rasanya untukmu
Hanya untukmu, yang selalu ia tunggu senyumnya
Yang selalu ia tunggu pesannya
Kamu gadis beruntung
Yang dapat dipercaya menjadi tempat pulangnya
Yang dipercaya menjadi rumahnya
Yang menjadi alasan luapan rindu serta rasanya yang begitu dalam
Untukmu gadis beruntung itu,
Jaga dirimu,
Karna kamu rumahnya,
Jangan kecewakannya,
Karna aku tak ingin kata kata manis itu berubah menjadi sendu
Izinkan aku,
Hanya untuk menikmati kata kata manisnya saja
Hanya untuk melihatnya menggambarkan kebahagiannya saja dalam rumah tulisan itu
Karena aku selalu sejuk saat membacanya
Karena aku selalu tersenyum menikmati katanya
Dan aku berharap,
Suatu saat, aku menjadi gadis beruntung sepertimu
Menjadi gadis yang selalu ditunggu senyumnya
Menjadi gadis yang dipercaya sebagai tempat pulangnya
Menjadi gadis yang seistimewa itu dihatinya...
(:
Komentar
Posting Komentar