Andita dan Sheila
Di suatu hutan, ada
seekor kelinci putih yang amat cantik yang bernama Sheila. Namun kecantikannya tak
nampak karena ia selalu bersedih. Sebab teman baiknya yang bernama Andita telah
lama hilang. Tak ada yang tahu pasti apa penyebabnya, entah ia tersesat, di
makan hewan buas lainnya atau diburu manusia. Kelinci putih itu hanya memiliki
dia dihidupnya, maka tak ada lagi semangat untuk ia hidup.
Pada suatu kejadian...
“Andita, dimana kamu
berada, tidakkah kamu ingat, bahwa kita sudah saling berjanji untuk bersama. Mengapa
kini kamu meninggalkan aku” ucap Sheila sambil berjalan lemas menyisari hutan
luas. Dengan muka yang ditekuk dan jalan tanpa arah, Sheila tetap melangkah
maju mengikuti kesedihannya.
Sampai di sebuah
tempat, diujung sana tampaklah suatu rumah kumuh namun unik untuk dilihat,
seperti sebuah rumah penyihir yang sering ada dalam dongeng-dongeng.
Sheila yang tak sengaja
melihat rumah itu pun berhenti dan penasaran. Seperti ada sesuatu yang dapat
menarik perhatiannya untuk mengunjungi rumah itu.
“mungkin ada Andita
disana, Andita kan suka bangunan bukan hutan yang penuh dedaunan” kata Sheila
di dalam hati.
Akhirnya Sheila pun
masuk kerumah itu dan tak menemukan seseorang atau seekor hewan disana,
akhirnya Sheila dengan iseng melihat lihat barang-barang yang cukup antik
disana.
Saat ia sedang fokus
memperhatikan, tiba-tiba..
“wahh kita kedatangan
seekor kelinci cantik lagi” kata orang disana
Sheila terkejut dan
kemudian berbalik, karena suara itu berasal dari belakang tubuhnya
“ka ka mu siapa?” tanya
Sheila ketakutan melihat sosok manusia disana
“jangan takut hei
kelinci cantik, aku tak akan menyakitimu. Perkenalkan namaku Debora, pemilik
rumah ini dan sekaligus penyihir di negri ini” kata penyihir itu dengan manisnya
“apa yang membawamu
kemari hei kelinci cantik? Mencari temanmu kah? Si Andita itu bukan?” kata
penyihir itu.
“bagaimana kamu bisa
tahu tentang sahabatku Andita?” kata Sheila dengan penasaran.
“aku tahu Andita, sebab
iapun beberapa waktu lalu kesini” jawab penyihir itu.
“lalu sekarang Andita
dimana? Dia tiba-tiba saja menghilang? Kau apakan dia?” kata Sheila dengan
emosinya.
“sabar-sabar hei
kelinci manis, akan kuceritakan kalau kau memang benar teman baiknya Andita,
karena Anditapun telah menitipkan pesan untuk temannya. Siapa namamu?”
“aku Sheila, pesan apa
yang dititipkan Andita? Cepat beritahu?” katanya dengan menggebu-gebu
“okay kamu benar teman
baiknya andita, begini ya Sheila akan kuceritakan tentang sahabatmu.
Waktu itu pada malam
hari, tiba-tiba saja rumahku kedatangan tamu. Dan tamu itu Andita, sahabatmu. Ia
kemudian mencariku dan kami berbincang-bincang, lalu Andita berkata, ‘Debora
bisa kah kau merubahku menjadi manusia’ aku terkejut, ada seekor kelinci datang
meminta untuk menjadi manusia. Lalu aku tanya alasannya katanya lagi ‘aku telah
mencintai lelaki yang sering datang dalam hutan ini dan sering mengelus-elus
badanku. Aku nyaman dan akhirnya aku jatuh hati kepadanya’. Kemudian aku
bertanya kepada Andita ‘mengapa kau datang padaku?’ lalu jawabnya ‘aku telah
mencari info tentangmu lewat berbagai temanku, dan mereka semua menyarankanku
untuk mencarimu’ kataku kemudian ‘namun ada satu akibat jika kamu menjadi
manusia’kataku. Kata Andita ‘apapun itu akan aku terima, asalkan aku pantas
untuk berhadapan dengan lelaki yang kucintai itu. ‘kamu akan selalu merasa sesak
tiap kamu melihat spesiesmu dan tiap spesiesmu yang berada deketmu tersakiti’kataku.
‘oke aku terima. Sekarang tolonglah ubah aku menjadi manusia. Akupun merubahnya.
Dan seketika ia menjadi manusia. Sebelum ia pergi meninggalkan rumahku ia
berpesan ‘jika nanti ada sahabatku Sheila datang kemari tolong katakan maaf aku
tak memberi tahu tentang hal ini. Jalani hidupmu tanpa aku, tetapi jika kamu
ingin bersama-sama denganku. Mari datang keduniaku dan jadilah manusia’. Hanya itu
pesannya”
“terimakasih telah
menceritakan semuanya, setidaknya aku tahu bahwa sahabatku kini masih hidup dan
sedang mengejar bahagianya. Sekarang aku ingin pamit, aku akan menjalankan
hidupku tanpa dia”
Ternyata Andita
diam-diam merindukan Sheila dan memutuskan mencari Sheila sepanjang hutan tak
sengaja ia bertemu lelaki yang dicintainya akhrinya diapun mendekat, saat ia
mendekat ia melihat Sheila keluar dari rumah penyihir yang waktu dulu
mengubahnya menjadi manusia. Saat ia sedang memperhatikan Sheila tiba-tiba
terdengar bunyi suara tembakan dan seketika Sheila jatuh dan dipenuhi darah. Dadanyapun
ikut terasa sesak dan saat ia ingin meminta tolong lelaki yang ia cintai,
ternyata lelaki itu adalah orang yang telah menembak sekaligus membunuh
sahabatnya.
#TantanganODOP6
#onedayonepost
#odopbatch6
#fiksi
Komentar
Posting Komentar