Entahlah

Aku mengaku kalah
Pada rasa yang datang tanpa permisi
Namun takutku amat besar
Sehingga membuatnya tak istimewa
Sana sini aku cemas
Pada bayang yang terlihat nyata

Aku bukan seseorang yang seberani itu
Aku bukan seseorang yang sekuat itu
Aku bukan seseorang yang senaif itu

Aku sakit, karna salahku sendiri
Aku sesak, karna ulahku sendiri
Lalu, aku saat ini menyalahkanmu?
Jawabannya iya.

**

Kamu yang terlalu istimewa bagiku
Dan membuatku terbang ke langit
Namun ternyata,
Istimewanya kamu untuknya
Hingga aku sekarang berdarah dan tak berdaya di jurang

Kamu tetap hadir dan terpaksa aku menyapamu
Tetapi kamu tak tahu aku menyapamu dengan berbagai luka
Kamu tetap istimewa namun sudah hambar sekarang

Namun banyaknya luka darimu tetap saja kalah dengan sedikitnya manis itu
Hingga aku terlalu bodoh menyelami rasa ini
Rasa yang mungkin tak pernah terpikir olehmu
Dan telah lama bersemayam di hatiku,-

By : prmystxx

Komentar

  1. Sedih, penyesalan, terluka jadi satu.
    Ini namanya jenis puisi apa yah Kak Laurensia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Duhh, apa ya jenisnya, saya kurang paham kalau begitu. Saya sekedar nulis apa yang saya pikirkan dan saya rasakan.. :)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan Populer