mengapa
Mengapa…
Mengapa seolah alam diam-diam merestui,
Rasa yang tak pernah aku ambil pusing.
Dari setiap perbuatanku,
Mengapa selau bersangkutpaut dengannya.
Mengapa…
Mengapa aku yang terlalu tak percaya,
Bahwa ini benar benar terjadi.
Padahal aku selalu mengharapkan semua baik baik saja,
Dan ini malah sebaliknya.
Mengapa…
Mengapa kalbuku sembunyi-sembunyi terasa sakit,
Kala fakta itu terpampang jelas di mataku
Dan fokus ini,
Tak pernah bisa lepas darinya.
Mengapa…
Word in the dark,
Si Sendu
Komentar
Posting Komentar