Bagian Indah Itu

Kala itu, enam tahun silam. Sebuah warna tercipta, pada lembar putih bersih hidupku.
Aku yang masih polos diperkenalkan dengan dunia coklat, merah dan putih.
Saat memulai aku masih malu dan ikut atas ajakan temanku. Namun indahnya dunia itu perlahan menjadi penghangat bagianku yang amat dingin.
Kenangan indahku itu ialah pramuka.
Pramuka bagiku adalah sesuatu yang amat berharga kala itu maupun sekarang.
Panas, dingin, hujan dan badai kulalui bersama. Dengan teman maupun dengan alam.
Kata lelah memang sering terucap dari mulutku saat pulang selepas dua hari satu malam tinggal dalam tenda. Kadang tiga hari dua malam juga kami lewati bersama.
Semua kegiatan dalam kemah itupun ku rindukan. Kadang kami masih terlalu besar dengan ego kami masing masing sehingga kadang dalam satu tendapun tak saling sapa. Namun lagi lagi itu pelajaran bagiku sekaligus memori indah di benakku.
Aku belajar bahwa mengerti teman adalah hal yang harus bisa kulakukan.
Suatu kejadian itu temanku, ingatkah kau?
Kala kita melakukan kemah pada acara ulangtahun pramuka, saat hampir kepulangan kita dari sana, hujan menerjang tempat itu, memporak porakkan tenda kami semua, hingga kami terpaksa mengungsi pada bangunan yang sedang dalam tahap pembangunan. Namun sesaknya tempat itu dan godaan air dari langit mengajak kita untuk bermain bersama dibawahnya.
Kita tertawa dengan lepasnya dan membuang  lelah kita bersama. Dibawah hujan itu.
Aku dan kamu. Berlari mengelilingi tempat kemah kita. Melihat teman-teman yang memakai baju kebanggaan kita semua semua, coklat dengan merah dan putih. Yang telah kuyub terkena hujan.
Wajah wajah penat tergambarkan kala aku menatap mereka semua.
Aku sangat senang, menjadi bagian dari keluarga pramuka, walau hanya sejak itu.
Sejak aku disana, sejak masalah belum tiba, sejak semua masih dalam kehangatan.
Selepas itu, tiba tiba semua hampa. Aku terasingkan dari bagian keluarga luar biasaku.
Sejak aku dihilangkan dan hingga saat ini aku merindukannya. Merindukan bagian indah itu, bagian yang hanya terekam oleh memori otakku tidak dengan memori handphoneku.

Senyum mereka dan kehangatan itu selalu dan selalu kunantikan terulang kembali.

#DAFTARODOP6

Komentar

Postingan Populer